Minggu, 05 April 2015

Penelitian di Amerika : Tahun 2100, Mayoritas Penduduk Bumi Peluk Islam

Lembaga penelitian independen asal Washington, Amerika Serikat, Pew Research Center, merilis penelitian yang memprediksi populasi umat beragama pada masa depan.
Dalam penelitian tersebut, umat Islam, atau muslim,merupakan umat dengan jumlah pertumbuhan terbesar saat ini.
Sebagaimana dirilis koran Inggris, Metro, penelitian ini menyebut, pemeluk agama Islam bakal menyamai jumlah pemeluk agama Kristen di seluruh dunia pada 2070, yakni sama-sama sebesar 32 persen.

Dengan perhitungan yang sama, penelitian ini menyebut, pada tahun 2100, lebih dari setengah penduduk dunia, menganut agama Islam.
Artinya, pada tahun tersebut, Islam akan jadi agama dengan jumlah umat terbanyak.
Pertambahan umat muslim baru di dunia, diperkirakan bertambah dua kali lipat lebih banyak dari pertambahan jumlah penduduk, atau diestimasikan punya angka pertumbuhan 35 persen, pada 40 tahun ke depan.
Pew Research Center menyebut : "Agama dengan banyak penganut di negara-negara berkembang, dimana angka kelahiran tinggi dan kematian rendah, akan lebih cepat bertambah umatnya"

Sumber : suryamalang.tribunnews.com

Setelah Gerhana Bulan, Bumi Akan Dihujani Meteor

Pada April 2015, ada 2 fenomena alam yang menyapa warga bumi. Pertama, ada gerhana bulan merah darah atau 'Moon Blood' dan hujan meteor Lyrid.

Gerhana Bulan total baru saja terjadi pada Sabtu 4 April 2015 kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB. Fenomena ketika Matahari, Bumi, dan Bulan sejajar ini terlihat di sebagian besar wilayah Indonesia.

Gerhana Bulan ini juga tampak di kawasan Benua Amerika Utara, Australia, serta sebagian besar negara Asia lainnya. Warnanya benar-benar merah seperti darah.

Menurut narator Planetarium, Cecep Nurwendaya, semakin merah warga gerhana bulan yang terlihat, maka semakin polusi udara yang berada di atmosfer wilayah itu terindikasi semakin pekat.

Sedangkan untuk fenomena hujan meteor Lyrids di luar angkasa bisa dilihat oleh warga dunia pada 21 dan 22 April. Namun ada kemungkinan hujan meteor bakal terjadi dalam rentang waktu 16-25 April.

Sekitar 20 hujan meteor per jam diprediksi bakal terjadi pada waktu tersebut. Belum diketahui pasti, apakah hujan meteor akan masuk ke Bumi. Demikian yang dimuatGrimsbytelegraph, Minggu (5/4/2015).
Hujan meteor Lyrids ini terjadi ketika Bumi melintas dekat orbit komet C/1861 G1 Thatcher. Di sepanjang orbit komet itu, banyak berserakan puing peniggalan komet ketika melintas. Puing berupa material seukuran debu dan kerikil. Dengan begitu, ketika Bumi melintasi orbit komet, puing-puing itu kemungkinan akan menabrak Bumi.
Sumber : Liputan6.com,Jakarta.

Manfaat Lain Teh Celup

1. Mengurangi memar
Untuk meminimalkan memar akibat terbentur, Anda bisa memanfaatkan teh celup. Gunakan teh celup yang basah dan tahan pada daerah yang memar selama 5 menit. Tanin dalam teh akan menyempitkan pembuluh darah sehingga dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan. Gunakan rutin hingga memar lebih kecil dan sembuh.

2. Menenangkan kulit terbakar
Paparan sinar matahari bisa merusak kulit. Walhasil, flek hingga bintik kemerahan di wajah bisa merusak penampilan. Tak perlu khawatir, gunakan teh celup yang telah diseduh dalam air dingin dan tahan di bagian kulit yang terbakar. Polifenol teh dan asam tanat akan meringankan luka bakar dan mempercepat penyembuhan. 

3. Membuat panci lebih bersih

Teh celup juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan alat daput yang kotor, lho. Isi panci dengan air panas, kemudian gunakan dua kantong teh hitam, dan diamkan semalam. Air panas dan asam tanat pada teh akan mengangkat partikel makanan yang membandel. Keesokan paginya, Anda akan kaget melihat alat dapur Anda lebih bersih.

4. Kompos
Daripada membuang teh celup bekas ke tempat sampah, manfaatkan beberapa kantung teh hitam bekas ke dalam tumpukan tanah. Teh itu kaya nitrogen yang memasok bakteri yang baik untuk kompos.

5. Mengatasi bibir pecah-pecah kering
Gunakan teh celup yang telah dibasahi di bibir Anda selama 30 detik. Polifenol antioksidan teh akan membantu memperbaiki sel-sel kulit yang rusak dan mempercepat regenerasi kulit. Ulangi 3-5 kali seminggu untuk mengatasi bibir pecah-pecah.
6. Membersihkan cermin
Sebelum membuang teh celup, mungkin lebih berguna Anda gunakan pada cermin. Asam pada teh bisa memecah kotoran pada cermin.
7. Mengatasi karpet lembap dan bau
Apakah karpet Anda bau atau lembap bahkan setelah dibersihkan dengan penyedot debu? Coba manfaatkan teh celup. Buka teh dari kemasan, taburkan teh kering dan diamkan selama 10 menit. Daun teh akan menyerap bau dan kelembapan sehingga ketika Anda vakum, karpet akan lebih bersih.

8. Meringankan gusi berdarah
Mengatasi gusi berdarah juga bisa dilakukan dengan menempatkan teh celup pada bagian luka. Tanin pada teh dapat menghentikan pendarahan cepat. Teh juga akan membentuk lapisan pelindung di atas jaringan sehingga membantu mengurangi infeksi.